Yang terpenting dalam hidup bukan siapa Anda sekarang, tetapi ingin seperti apa Anda besok. SEMANGAT saatx untuk mengejar MIMPI [#SMJ]
Jumat, 19 Agustus 2011
Buat Ibuku
aku kangen semangat mu.
Semangat mu saat harus mengasuh disaat kami masih kecil,
semangat mu yang berjuang agar kami tetap sekolah,
walau hanya sebatas yang wajib saja.
Ibu ku yang hebat,
aku kangen bergelayut di pundak mu,
saat seperti ketika aku kecil.
Tangan mu yang ku rasa sangat kuat untuk menggendong banyak nya jumlah anak mu.
ibu ku yang hebat,
tahu kah kalau aku, anak mu
juga rapuh dan menangis disaat merindukanmu mu, merindukan hangat nya bersama mu.
Ibu ku yang hebat,
walau pun sekarang aku sudah kuat berdiri, kuat berlari,
aku tetap lemah jika mengingat kasih mu..
Ibu ku yang hebat,
aku ingin menjadi seperti mu,
tegar dan kuat menjalani hidup,
walau pun sebelumnya kamu hidup bahagia,
kamu tetap menikmati pedihnya saat membesarkan kami.
Ibu, aku kangen Ibu...
Akhir
itu yang kurasakan saat ini,
hingga ku seolah mati rasa,
hanya hambar yang kurasa saat mengingat mu….
Inilah titik akhir dari perjalanan sabar ku selama ini,
dan kini kau tau apa rasanya kehilangan orang yang selalu ada dan menantimu,
kau sedih bukan ?
Sebenarnya aku tidak tega untuk mengabaikan mu,
tapi untuk tetap bertahan membuat semua isi perutku memaksa untuk keluar….
Aku lelah dengan sabar ku,
aku capek dengan penantianku,
akhirnya semua rasa menjadi hilang dan inilah waktunya pikirku….
Adakah Cintamu Untukku
namun kau tak pernah peduli kan hadirku….
berjuta masa ku menemani raga mu…
namun bathinmu tak pernah ingin kan ku…
hingga ambang batas rasa cintaku….
ku langkahkan kaki menjauhi mu….
namun tetap tak kau relakan….
apa yang sebenarnya ada dalam kalbumu???
cinta atau kah sebatas keinginan dan ke egoisan???
ku terdiam sejenak tuk memutuskan…
namun cinta ku pada mu tetap berkobar…
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekat mu…
hari pun silih berganti…
namun kau tetap seperti yang dulu…
acuh dan tak peduli pada cintaku…
dan hingga batas waktu ini…
slalu dan kan slalu kupertanyakan…
Apa Kau itu indah..??
Sejernih air, halus budimu..
Seputih awan, bersih hatimu..
menyejukkan, menyenangkan, membahagiakan, dan menenangkan,
itu tabiatmu..
tabiatmu saat berada disisiku..
mungkin juga tabiat aslimu saat berada di sisi jiwa-jiwa yang lainnya pula..
satu kata yang pantas untukmu..
kau…itu indah..
indahmu tak kan terbandigkan dengan apapun jua di dunia ini..
indahmu sungguh membahana..
membangkitkan kembali hati ini yang telah lama dahaga
akan air-air cinta..
kau..itu indah..
sebegitu indahnya…
sampai buatku tak kuasa tuk bisa berpaling darimu..
mengindahkanmu, meskipun sedetik saja..
ku tak kuasa..
kau…itu indah..
terlampau indahnya sampai kau tak pernah melihat ku disini..
tak pernah mengindahku yang memang jauh sekali dari kata indah menurutmu..
tak pernah melirik pun kepadaku yang mungkin bag malaikat tak rupawan,
tak bersayap, dan tak cemerlang…
menurutmu
kau..itu indah..
tapi sekejap saja indahmu jadi sirna dimataku..
semenjak ku tahu..
jikalau kau tak pernah sekalipun
pengindah ‘indah’ ku…
Transfer Resmi Serie-A Hingga Juli 2011
Masuk: Gabbiadini (Cittadella), Schelotto (Catania), Ardemagni (Padova), Caserta (Cesena), Lucchini (Sampdoria), A.Masiello (Bari)
Keluar: Delvecchio (Catania), Basha (Torino), Ruopolo (Padova), Defendi (Bari), Dalla Bona, Amoruso, Talamonti, Troest (Varese).
BOLOGNA
Masuk: Gillet (Bari), Rickler (Piacenza), Pulzetti (Livorno), Crespo (Padova), Vantaggiato (Padova), Antonsson (Copenaghen), Rodriguez (Genoa), Vitale (Napoli), Agliardi (Padova), Acquafresca (Genoa).
Keluar: Viviano (Inter), Lupatelli (Genoa), Esposito (Lecce), Ekdal (Juventus), Meggiorini (Novara), Bernacci (Modena), Buscè, Mutarelli, Moras, Britos (Napoli)
CAGLIARI
Masuk: El Kabir (Mjallby), Sivakov (Wisla Cracovia), Ibarbo (Atletico Nacional), Avramov (Fiorentina), Gozzi (Modena), Suazo (Inter).
Keluar: Marchetti (Lazio), Acquafresca (Bologna), Missiroli (Reggina), Ragatzu (Gubbio), Lazzari (Fiorentina), Pelizzoli (Padova).
CATANIA
Masuk: Moretti (Ascoli), Barrientos (Estudiantes), Delvecchio (Atalanta), Terracciano (Nocerina), Regula (Vitoria Setubal), Keko (Atletico Madrid).
Keluar: Schelotto (Atalanta), Bergessio (Saint-Etienne), Carboni (Banfield), Terlizzi, Pesce (Novara), Morimoto (Novara).
CESENA
Masuk: Mutu (Fiorentina), Rennella (Grasshoppers), M. Rossi (Bari), De Feudis (Torino), Comotto (Fiorentina), Eder (Brescia), Gilnics (Athletic), Candreva (Udinese), Guana (Palermo).
Keluar: Jimenez (Al Alhi), Felipe (Fiorentina), Santon (Inter), Dellafiore (Palermo), Caserta (Atalanta), Pellegrino (Colon), Fatic (Chievo), Gorobsov (Torino), Appiah.
CHIEVO
Masuk: Acerbi (Reggina), Bassoli (Foligno), Hetemaj (Brescia), Bentivoglio (Bari), Iunco (Torino), Fatic (Cesena), Carretta (Andria), Longhi (Triestina)
Keluar: Constant (Genoa), Bogliacino (Napoli), Gelson Fernandes (Saint Etienne), Marcolini (Padova), Mantovani (Palermo), Iori (Torino), Granoche (Novara), Guana (Cesena), Iunco (Spezia).
FIORENTINA
Masuk: Nastasic (Partizan Belgrade), Romulo (Atletico Paranaense), Felipe (Cesena), Papa Waigo (Grosseto), Munari (Palermo), Lazzari (Cagliari)
Keluar: Mutu (Cesena), Donadel (Napoli), D’Agostino (Siena), Avramov (Cagliari), Comotto (Cesena), Santana (Napoli), Seculin (Juve Stabia), Frey (Genoa).
GENOA
Masuk: Birsa (Auxerre), Constant (Chievo), Granqvist (Groningen), Ribas (Digione), Ze Eduardo (Santos), Pratto (Universidad Catolica), Seymour (Universidad de Cile), Jorquera (Colo Colo), Krajnc (Maribor), Vinetot (Crotone), Acquafresca (Cagliari), Meggiorini (Bologna), Lupatelli (Bologna), Kharja (Inter), Papastathopoulos, Beretta and Merkel (Milan), Frey (Fiorentina).
Keluar: Criscito (Zenit St. Petersburg), El Shaarawy and Paloschi (Milan), Rafinha (Bayern Munich), Boakye and Cofie (Sassuolo), Floro Flores (Udinese), Boselli (Wigan), Lamanna (Bari), Rodriguez (Bologna), Konko (Lazio), Destro (Siena), Meggiorini (Novara), Acquafresca (Bologna), Eduardo (Benfica), Paro (Vicenza), Chico (Mallorca), Milanetto (Padova).
INTER
Masuk: Castaignos (Feyenoord), Viviano (Bologna), Caldirola (Vitesse), Santon (Cesena), Muntari (Sunderland), Alvarez (Velez), Jonathan (Santos).
Keluar: Materazzi, Kharja (Genoa), Suazo (Cagliari).
JUVENTUS
Masuk: Pirlo (Milan), Ziegler (Sampdoria), Lichtsteiner (Lazio), Pazienza (Napoli), Amauri (Parma), Almiron (Bari), Ekdal (Bologna), Marrone (Siena), Pasquato (Modena), Vidal (Bayer Leverkusen).
Keluar: Aquilani (Liverpool), Traore (Arsenal), Rinaudo (Napoli), Salihamidzic (Wolfsburg), Immobile (Pescara), Tiago (Atletico Madrid), Felipe Melo (Galatasaray), Sissoko (PSG)
LAZIO
Masuk: Klose (Bayern Munich), Lulic (Young Boys), Konko (Genoa), Cavanda (Torino), Mendicino (Ascoli), Marchetti (Cagliari), Stankevicius (Valencia), Cissè (Panathinaikos), Cana (Galatasaray).
Keluar: Lichtsteiner (Juventus), Muslera (Galatasaray), Berni (Braga), Bonetto, Meghni, Manfredini (Sambonifacese), Tuia (Foligno).
LECCE
Masuk: Esposito (Bologna), Cacia (Piacenza), Carrozzieri (Palermo), Strasser (Milan), Obodo (Udinese), Julio Sergio (Roma).
Keluar: Rosati (Napoli), Munari (Fiorentina), Rispoli (Sampdoria), Coppola (Parma), Sini and Bertolacci (Roma), Gustavo (Botafogo), Fabiano (Shandong Luneg), Giuliatto (fc), Chevanton (Colon), Donati (Padova), Vives (Torino).
AC MILAN
Masuk: Mexes (Roma), Taiwo (Marsiglia), El Shaarawy, Paloschi and Zigoni (Genoa), Comi (Torino).
Keluar: Pirlo (Juventus), Jankulovski (Banik Ostrava), Papastathopoulos, Beretta and Merkel (Genoa), Albertazzi (Getafe), Didac Vilà (Espanyol), Coppola, Oduamadi and Verdi (Torino), Beretta (Ascoli), Onyewu (Sporting Lisbon), Osuji (Padova), Legrottaglie, Adiyiah (Karsiyaka), Strasser (Lecce).
NAPOLI
Masuk: Fernandez (Estudiantes), Donadel (Fiorentina), Dzemaili (Parma), Rosati (Lecce), Bogliacino (Chievo), Mannini (Sampdoria), Rinaudo (Juventus), Cigarini (Siviglia), Dalla Bona (Atalanta), Inler (Udinese), Britos (Bologna), Santana (Fiorentina), Colombo (Triestina).
Keluar: Pazienza (Juventus), Blasi and Santacroce (Parma), Yebda (Benfica), Cribari (Cruzeiro), Iezzo, Gianello, Amodio, Bucchi, Hoffer (Eintracht Frankfurt), Vitale (Bologna), Dumitru (Empoli), Sosa (Metalist).
NOVARA
Masuk: Paci (Parma), Meggiorini (Genoa), Mazzarani (Udinese), Morimoto (Catania), Pesce (Catania), Garcia (Palermo), Coser (Ascoli), Granoche (Chievo), Giorgi (Ascoli).
Keluar: Bertani (Sampdoria), Gonzalez (Palermo), Gheller (Pavia), Gigliotti (San Lorenzo), Parola, Strukelj and Drascek.
PALERMO
Masuk: Gonzalez (Novara), Cetto (Tolosa), Milanovic (Lokomotiv Moscow), Zahavi (Hapoel Tel Aviv), Simon (Haladas), Labrin (Huachipato), Pisano (Varese), Munari (Lecce), Lanzafame (Brescia), Mantovani (Chievo), Lores (Defensor).
Keluar: Paolucci (Siena), Liverani, Glik (Torino), Darmian (Torino), Carrozzieri (Lecce), Ciani (Polonia Varsavia), Munari (Fiorentina), Garcia (Novara), Guana (Cesena), Goian (Glasgow Rangers), Kasami (Fulham), Sirigu and Pastore (PSG).
PARMA
Masuk: Pellè (Az Alkmaar), Borini (Chelsea), Sansone (Bayern Munich), Brandao (Siena), Blasi and Santacroce (Napoli), Coppola (Lecce), Danilo (Aris Salonicco), Pereyra (Nacional), Biabiany (Sampdoria), Valdes (Sporting Lisbon), Fabio Nunes (Portimonense).
Keluar: Amauri (Juventus), Dzemaili (Napoli), Angelo (Siena), Paci (Novara), Rispoli (Sampdoria), Bojinov (Sporting Lisbon), Pisano (Vicenza), Schiavi (Padova).
AS ROMA
Masuk: Cicinho (Villarreal), Okaka (Bari), Curci and Guberti (Sampdoria), Bertolacci and Sini (Lecce), Crescenzi (Crotone), Pettinari (Crotone), José Angel (Sporting Gijon), Nego (Nantes), Bojan (Barcelona), Lamela (River Plate), Heinze (Marseille), Stekelenburg (Ajax).
Keluar: Mexes (Milan), Castellini (Sampdoria), G. Burdisso, Loria, Riise (Fulham), Guberti (Torino), Doni (Liverpool), Menez (Paris Saint Germain), Julio Sergio (Lecce).
SIENA
Masuk: Angelo (Parma), Tziolis (Racing), Paolucci (Palermo), Belmonte and Codrea (Bari), Destro (Genoa), Grossi (Varese), D’Agostino (Udinese), Angella (Udinese), Brkic (Udinese), Pesoli (Varese).
Keluar: Brandao (Parma), Coppola (Torino), Marrone (Juventus), Cacciatore (Sampdoria), Carobbio (Spezia).
UDINESE
Masuk: Danilo (Palmeiras), Fabbrini (Empoli), Barreto (Bari), D’Agostino (Fiorentina), Floro Flores (Genoa), Brkic (Vojvodina), Mazzarani (Modena), Doubai (Young Boys), Sissoko (Troyes), Neuton (Gremio).
Keluar: Beleck (Aek Athens), D’Agostino (Siena), Angella (Siena), Zapata (Villarreal), Romero (Granada), Inler (Napoli), Brkic (Siena), Forestieri (Bari), Sanchez (Barcelona).
Kamis, 18 Agustus 2011
21 Fakta Tentang Keistimewaan Indonesia Di Mata Internasional
Inilah 21 fakta yang telah mengharumkan nama Indonesia di mata dunia Internasional
1. PT. PAL sukses membuat salah satu kapal terbaik di dunia "Star 50" berbobot 50,000 ton. Salah satu Negara yang memesan kapal ini adalah Singapura.
2. Di Singapura gamelan jadi mata pelajaran wajib di sekolah dasar pada hampir sebagian wilayahnya.
3. Pabrik/manufaktur Mattel (boneka Barbie USA) hanya ada dua di dunia. Pabrik pertama berada di China dan lainnya di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.
4. Brand internasional yang amat prestisius, Gucci, menggunakan kain tenun asli Indonesia sebagai bahan bakunya.
5. Mobil terpopuler di Uni Emirat Arab adalah Toyota Kijang Innova yang sepenuhnya diproduksi di Indonesia.
6. Bunga nasional Korea Utara yang amat popular Kimilsungia berasal dari Indonesia dan diberi nama oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno.
7. Airbridge, tangga belalai menuju pintu pesawat yang ngetrend di bandara-bandara dunia kali pertama dibuat oleh PT Bukaka, Indonesia
8. Pejuang HAM legendaris dan bapak pembebasan Negara Afrika Selatan Nelson Mandela, setelah berhasil menghapus Apartheid di negerinya, mengakui bahwa perjuangannya itu diinspirasikan oleh perjuangan Syekh Yusuf dari Makassar.
9. Tahun 2002, dalam Special Edition TIME Magazine on Asian Heroes, penyanyi Iwan Fals menjadi cover fullpage. Begitu juga dengan Aa Gym di tahun 2006 (The Holy Quran)
10. Mobil prestisius, Mercedes Benz, menggunakan knalpot buatan Indonesia, yang pengerjaannya sepenuhnya dilakukan di Purbalingga, Jawa Tengah.
11. Presiden RI ke-3, BJ Habibie adalah pemegang 46 paten di bidang aeronautika dunia.
12. David Foster mengaku, lagu ciptaanya 'To Love You More' yang dibawakan Celine Dion terinspirasi dari musik Keroncong yang berasal dari Indonesia.
13. Menara Kuala Lumpur ternyata di dirancang oleh putra Indonesia, Ir.Achmad Murdijat alumni ITB
14. Indofood merupakan produsen mie instan terbesar di dunia
15. Tas Bagteria made in Indonesia telah dijajakan di berbagai etalase di mall-mall kelas atas di 32 negara di seluruh penjuru dunia. Public figure dunia yang mengenakan produk ini antara lain Paris Hilton, Zara Phillips, Emma Thomson, dan Audrey Tatou.
16. Tiga jenis kopi andalan Starbucks di Seattle, AS, adalah: Sumatera, Java Mocha dan Toraja Coffee. Ketiga jenis kopi ini dipajang di etalase paling depan.
17. Koin Ringgit Malaysia dan passport Malaysia adalah produksi PT PERURI
18. Seragam serdadu NATO diproduksi oleh PT Sritex, Solo, Jawa Tengah
19. Kacang dua kelinci (PT Dua Kelinci), menjadi sponsor Real Madrid.
20. Motor GP, Produsen Honda menggunakan jargon ”One Heart” (Honda Indonesia) yang terpasang di motor balapnya, Yamaha juga membubuhi jargon ”Semakin di Depan” di baju balapnya. Walaupun motor jepang tapi Semua produksinya dilakukan di indonesia..
21. Stadion Gelora Bung Karno merupakan stadion terbesar ke-2 di Asia.
Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8103954
AC Milan Turut Mengucapkan “Selamat Hari Kemerdekaan”
Tidak lama berselang komunitas Milanisti Indonesia resmi terdaftar di organisasi fans klub AC Milan yang berada dibawah naungan AC Milan yaitu AIMC (Associazione Italiana Milan Club) langsung di San Siro, cerita ini berawal dari edisi perdana Milan Junior Camp pada tahun 2010 silam, secara khusus legenda AC Milan bernomor punggung 6, Franco Baresi resmi membuka rangkaian acara Milan Junior Camp yang digelar selama 2 hari di Jakarta. Setelah melalui seleksi ketat di Bali, Milan Junior Camp memunculkan beberapa pemain remaja yang dibawa ke Milan, Italia, untuk di adu dengan remaja-remaja dari Milan Junior Camp negara lain. Satu hal yang membanggakan yaitu remaja yang berasal dari Indonesia berhasil masuk final lalu memenangkan Milan Junior Camp edisi 2010.
Milan Junior Camp kembali hadir, dan pada edisi kedua tahun 2011 ini pun di hadiri salah satu legenda AC Milan, Daniele Massaro. Massaro yang bernomor punggung 11 kala itu menyumbang 2 gol ke gawang FC Barcelona dalam partai final Liga Champions musim 1993/94 dan memenangkan Milan dengan skor telak empat gol tanpa balas. Sama halnya Baresi, Massaro menjadi perwakilan langsung dari AC Milan untuk membuka Milan Junior Camp 2011 di Indonesia. Ketika selesai mengikuti rangkaian acara dihari pertama, Massaro yang dikenal sebagai orang yang ramah menyempatkan diri mengikuti nonton bareng bersama Milanisti Indonesia partai penentuan Scudetto, AS Roma vs AC Milan. Ditengah kerumunan Milanisti Indonesia, Massaro tanpa canggung memegang pengeras suar lalu memimpin Milanisti Indonesia bernyanyi “Siamo noi il campioni dell’Italia siamo noi” ketika peluit panjang dibunyikan tanda akhir pertandingan dan Massaro merayakan Scudetto ke-18 bersama Milanisti Indonesia. Pada hari kedua Milan Junior Camp, dalam acara meet and greet, sempat terucap janji bahwa Massaro akan menceritakan pengalamannya bersama Milanisti Indonesia ke pihak AC Milan.
Satu momen bersejarah akan segera hadir dan tertulis diriwayat hidup saya, tanggal 4 September 2011, para legenda AC Milan yang telah menggantung sepatu akan bertandang di Indonesia. Diantaranya ada Costacurta, Serginho, Dida, dan lainnya.
Beberapa kegiatan resmi AC Milan yang sudah dan akan diadakan di Indonesia bisa saya katakan merupakan suatu prestasi tersendiri yang telah di capai Milanisti Indonesia.
Diluar dari perhatian AC Milan kepada fans di Indonesia yang saya tuliskan diatas, AC Milan sendiri menghadirkan situs resmi berbahasa Indonesia yang dapat diakses melalui http://www.acmilan.com/id. Melalui situs jejaring sosial, facebook dan twitter, AC Milan tak sungkan untuk menyapa fans Milan di Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia. Pada hari ini AC Milan melalui akun twitter juga secara khusus mengucapkan selamat hari kemerdekaan kepada Indonesia. Check this out: http://mobile.twitter.com/acmilan/status/103732449518960640
Bukannya tidak mungkin, dalam waktu dekat skuad AC Milan akan singgah ke Indonesia.
17 Agustus ‘45 Tidak Bertepatan dengan 17 Ramadhan
Salah seorang Kompasianer dalam artikelnya berjudul Memaknai Bersatunya 17 Agustus dan 17 Ramadhan menulis: “Bukan kebetulan kalau proklamasi kemerdekaan RI yang dikumandangkan Bung Karno pada 17 Agustus 1945 ternyata bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan 1366….”
Hipotesis dari penulis Kompasianer tersebut juga banyak diyakini oleh para penulis lain. Contohnya artikel dengan judul: “Ini Bukti Ramadhan Memberikan Kekuatan Kepada Kita“. Ia menulis: “Dan sangat kebetulan, hari proklamasi yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945 bertepatan dengan bulan Ramadhan, tanggal 17 Ramadhan 1367 Hijriah. What a …!! Sungguh sangat kebetulan, bukan? Keterkaitan antara keduanya mungkin akan menjadi berkah bagi bangsa Indonesia.”
Saya penasaran, apakah betul hari kemerdekaan Indonesia pertama (17 Agustus 1945) tersebut bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan? Karena menurut saya tidak mungkin. Kalau tanggal 17 Agustus 2011 bertepatan dengan 17 Ramadhan memang betul. Tetapi jika tanggal 17 Agustus 1945 bertepatan dengan 17 Ramadhan sangat tidak mungkin. Karena peristiwa alam menyatunya kedua tanggal 17 tersebut tidak mungkin hanya berselang 66 tahun. Nanti saya buktikan perhitungannya.
Sekarang mari kita lihat kalender tahun 1945 lengkap dengan tanggal hijriah :
Alasan lain kenapa tidak mungkin 17 Agustus 1945 bertepatan dengan 17 Ramadhan hanya berselang 66 tahun, adalah karena jumlah hari antara tahun Masehi dengan tahun Hijriah bedanya 11 hari. Tahun Masehi berjumlah 365 hari (kecuali jika Februari berjumlah 29 hari maka 366 hari). Adapun tahun Hijriah berjumlah 354 hari (kecuali tahun kabisat maka jumlah hari 355 hari). Maka, jika hanya berselang 66 tahun, perhitungannya tidak ketemu. Lihat perhitungan di bawah ini:
1. Selisih tahun Masehi dan Hijriah: rerata 11 hari
2. 66 tahun x 11 hari: 726 hari.
3. Logikanya, jika tanggal 17 Agustus 1945 betul bertepatan dengan 17 Ramadhan, maka jika dibagi 2 harus 365. Sementara 726 dibagi 2 hanya: 363.
Yang betul adalah: 17 Ramadhan bertepatan dengan 17 Agustus dapat ditempuh selama 365 tahun. Perhitungannya adalah sebagai berikut:
a. 365 tahun dikali 11 hari: 4015.
b. 4015 dibagi 365 = 11 (selisih hari antara kalender Masehi dan Hijriah).
Machfud MD (Ketua MK) pernah menyebutkan dalam ceramahnya bahwa 17 Ramadhan bertepatan dengan 17 Agustus dapat ditempuh selama 400 tahun lebih. Ini pun tidak tepat, mungkin perhitungannya dibulatkan ke atas. Yang pasti tidak mungkin 66 tahun.
Akurasi tulisan sangat penting, jangan sampai semangat religiusitas menghalangi kita untuk berpikir akurat. Agama saja harus dibuktikan secara empiris, apalagi masalah tanggal. Demikian semoga maklum adanya.**[harja saputra]
Senin, 15 Agustus 2011
Untuk Sahabat...
Kisah kita dimulai dari sini,
tak pernah kita
duga sebelumnya,
jika dari sinilah terurai
cerita canda tawa, senang susah, suka cita &
goresan luka.
Berjalan bersama mencoba untuk
menyatukan keinginan & perbedaan.
Tanpa terasa kini kita telah sampai
disetengah perjalanan,
banyak hikmah &
makna yang dapat disimpulkan,
yaitu
tentang kita.
SAHABAT, bila suatu saat nanti kita tak
sanggup lagi untuk berjalan bersama,
kita
bisa berhenti sejenak untuk beristirahat
melepas lelah kita..
Dan aku selalu berharap
tidak akan pernah ada akhir untuk
persahabatan kita ini,
namun bila suatu saat
nanti semua ini memang harus berakhir,
maka akhirilah ini dengan indah,
yaitu
dengan tangis air mata haru bahagia &
bukan dengan air mata kebencian ataupun
dendam.
Untuk SAHABAT, kenanglah
aku..
Meski aku tlah jauh darimu....
Sedetik Saja...
Kecuali sesaat bersama mu
Tiada yang lebih sepi
Kecuali sedetik tanpa mu
Tetapi sesaat bagi mu
Adalah sedetik bagi ku
Apakah yang dapat kau berikan
Kecuali sesaat bagi ku
Dan apakah yang dapat ku berikan
Kecuali sedetik yang berlalu
Sesaat bagi mu
Dan sedetik bagi ku
Memberi ruang waktu
Untuk sesaat bertemu
Memberi ruang kosong
Untuk sedetik bicara
Meskipun mata dan suara kita
Berada di antara dua hati
Yang tak pernah bersua
Walau sesaat maupun sedetik
Seharusnya kita mengerti
Hidup hanyalah sesaat
Sesaat cuma sedetik
Lalu kita diberikan
Sesaat untuk hidup
Dan kita pun hidup sedetik
Masihkah kita lupa diri
Di saat ini ?
ya
ya
Kita memang lupa
dan pada akhir'a
Kita akan saling melupa .
____torehan hati
Sedetik untuk'nya..
Seketsa Malam...
oleh Zoe Leeana Milanisti
Aku sketsa malam yg hampir pagi..
Di bentang ufuk timur ku berkilau..
Tak peduli ada yg mmandangku atau tidak..aku akan tetap ada..
Setia menyinari dengan redupku..
Memandang mimpi" yg tak pernah aku sentuh...
Aku,,
kan sllu tersenyum dengan tangisku..
Aku,,
kan sllu tertawa dengan tawaku..
Berkelakar dlm angkuh dunia...
Bersama hening dan dingin hembus angin malam...
Aku disini..
Menunggu cerita baru..
Bersma hangat dekap bayangmu...
Yang akan bawaku menghilang kala awan hitam menghalau serpihku...
Lihatlah aku yg sendiri...
Menatap alam sunyi,,
kala smua telah melepas penat,,hingga biasku pun sekarat...
Aku..
Akn mnjdi penghias dinding cinta,,
Brsnandung melody rindu..
Dalam dekap hangat dewi asmara..
Menuntunku pergi,,lgkahkan kaki,,
dan tggalkan jjak" usang dlm jiwa yg gersang..
Aku..
Hanya ingin menyinarimu..
Berikan terang di sudut gelapmu...
Hingga redupku sirna..di telan masa...
AKU...
dalam langkah ku yang tak ber arah dan tak ada titik tertuju
ku hanya mampu menapak ke hidupan ini seenaknya
berteman resah berselimut sepi tanpa rasa dalam satu warna......Duka.
seandai nya aku bisa teriak..
ingin ku teriak sekeras mungkin melepas lara yang bergelora dalam jiwa
namun kerongkongan ini tlah sesak
seandai nya aku bisa menangis..
ingin ku habiskan air mata ini namun kering sudah air mata ini
tak ada lagi yang mampu tuk mewakili rasa yang ber kecamuk dalam dada
tak ada lagi kata yang mampu ku ucap tuk menjelaskan isi hati ku
aku bukan angin yang begitu mudah berlalu
aku bukan pujangga yang begitu mudah merangkai kata
aku bukan seniman yang begitu mudah menilai ke indahan
aku hanya lah aku walau malu tuk mengakui diriku
aku bukan siapa" aku hanya aku yang menatapi malam saat tersenyum
melhat kegundahan ku
inilah aku dengan segala ke aku an seorang aku
yang tak mampu lagi melukis indah nya rasa
dengan tinta yang penuh warna
dan entah siapa aku...
aku tak peduli lagi...
biar lah aku tetap menjadi seorang aku
yang tak pernah mengerti siapa aku
karena aku bukan apa" lagi..
aku bukan siapa" lagi....
aku hanya ingin mengerti makna dari keinginan seorang aku....
Seperti Apakah Cintamu ??.
Mungkin pertama Rupa sangatlah menggoda...
Namun Rasa segera menjelma,
Itu belum tentu cinta baru sebatas bangga..
Kita mulai saling menduga dan bertanya siapa yang bicara...
Ego dan harga diri mulai nampak dan nyata...
Jika aku tunggu rasanya menyiksa..
Jika aku memaksa ahh.. Tengsin pula..
Dari Rupa terus Rasa lalu Tersiksa,
Itu awal dari perjalanan Cinta...
Namun akhirnya kita memang harus saling terbuka,
Klau kita mulai saling suka..
Mudah, namun tak semudah yang aku kira...
Kita mulai merekayasa,
Mulai mencari cara untuk lebih Mesra..
Takut dosa, tapi hati tak kuasa...
Awalnya biasa, dan semua masih terasa biasa...
Sampai suatu masa kita tak mampu lagi mendamaikan jiwa..
Kita terbang ke Mayapada, bersama khayalan yang tak ada cela...
Cemburu, curiga dan ketakutan akan kehilangan mulai meraja...
Sementara keadaan serba memaksa karna kesibukan yg ada...
Akhirnya kita akan menderita dan terus merana....
Itulah pandangan umum tentang Cinta..
Sementara kita baru mereka-reka apa itu cinta...
Kita hanya tahu cinta itu penyatuan 2 rasa..
Padahal Cinta adalah keajaiban yang tak ternilai....
Ahh.. Cintaku..
Taukah kalau ini tentang kamu ???.
Rasa ku Telah Mati..
puisi from my best friend Zoe Leeana Milanisti
Terdiam aku dengan kesungguhan nadamu..
Bahwa aku bukan jalan hidupmu..
Kau minta ku tetap disini.. dan ku masih disini..
Setia menjadi diary hidupmu..
ku gembira di bahagiamu..
Ku menangis di sedihmu..
Aku berharap masih punya simpati untukku..
Berharap masih punya kesempatan untuk bahagia..
Lama-lama aku jadi tau..
Semakin ku inginkanmu..
Semakin ku harus melupakanmu..
tak mungkin ku menunggu sampai kau mau..
Karna yang ku mau kau tak mau..
Maaf, aku tak sanggup lagi menatapmu..
Dengan kebohongan mataku..
ku tak sanggup menyentuh hangat bahasamu..
Dengan senyum sakitku..
Dan aku tak mungkin dapat bertahan..
Kau pasti tinggalkan aku saat kau temukan bahagiamu..
Pastilah kau tinggalkan aku untuk indah hidupmu..
Mohon jangan kau kenang aku saat kau sedang setia..
Mohon jangan kau abadikan kisah tanpa setatus ini..
aku tak ingin jadi bagian sejarah hayatmu..
Aku biarlah begini.. tanpa cinta..
Aku tetaplah begini.. tanpa cinta yang lain..
Cinta takkan tumbuh lagi di hatiku..
Rasaku telah mati bersama cinta yang kalah....!!
Rabu, 10 Agustus 2011
Karena Ku Sanggup
pelukmu yang dulu pernah buatku
ku tak bisa paksamu tuk tinggal di sisiku
walau kau yang selalu sakiti aku dengan perbuatanmu
namun sudah kau pergilah jangan kau sesali
karena ku sanggup walau ku tak mau
berdiri sendiri tanpamu
aku mau kau tak usah ragu tinggalkan aku
kalau memang harus begitu
tak yakin ku kan mampu, hapus rasa sakitku
ku selalu perjuangkan cinta kita namun apa salahku
hingga ku tak layak dapatkan kesungguhanmu
Bukan dia tapi aku
Berulang kali kau menyakiti
berulang kali kau khianati
sakit ini coba pahami
ku punya hati bukan tuk disakiti
ku akui sungguh beratnya
meninggalkanmu yang pernah ada dihati
namun harus aku lakukan
karena ku tahu ini yang terbaik
ku harus pergi meninggalkan kamu
yang telah hancurkan aku
sakitnya, oh sakitnya
cintaku lebih besar darinya
mestinya kau sadar itu
bukan dia, bukan dia, tapi aku
begitu burukkah ini
hingga aku harus mengalah
ku harus pergi meninggalkan kamu
yang telah hancurkan aku
oh sakitnya
cintaku
(lebih besar dari benciku)
cukup aku yang rasakan
(jangan dia) jangan dia
jangan dia cukup aku
Aku, Kau, dan Kenanganku
Saat kau membuka pintu hatimu
Mungkin aku telah jauh
Meninggalkan dirimu dan kenanganku
Rasa kecewaku padamu
Memang kau yang terindah
Yang pernah tercipta
Namun bukannya kau harus
Sia-siakan aku dengan segala tingkahmu
Rasa kecewaku padamu
Biarkanlah aku mengembara jauh
Menghapus lupa kecewa karna cintamu
Jangan kau sesali kenyataan ini
Karna ku bahagia lepas dari jeratmu
Selamat tinggal *a**k*
Maaf aku pergi___________
Selasa, 09 Agustus 2011
My Idola
Nama Lengkap : Ricardo Izecson dos Santos Leite
Tempat Lahir : Brasilia, Brasil
Tanggal Lahir : 22 April 1982
Kebangsaan : Brasil
Posisi : Gelandang
Bermain di Klub : Real Madrid
Ricardo Izecson dos Santos Leite yang biasa dikenal dengan sebutan Kaka lahir pada tanggal 22 April 1982 di Brasilia, Brasil. Pemain berkebangsaan Brasil ini menempati posisi sebagai gelandang serang dan striker kedua.
Kaka lahir dari pasangan Simone Cristina Santos Leite dan Bosco Izecson Pereira Leite. Adik Kaka, Rodrigo (dikenal dengan Digao), juga seorang pemain sepak bola.
Ketika Kaka berumur 7 tahun dia pindah ke Sao Paulo. Dia dimasukkan ke klub lokal bernama Alphaville. Di sanalah bakatnya diketahui oleh Sao Paulo FC. Pada usia 18 tahun, dia pernah mengalami kecelakaan di kolam renang yang mebahayakan karirnya dan membuatnya terancam lumpuh karena tulang belakangnya retak. Tetapi akhirnya dia sembuh.
Kaka memulai karir klubnya bersama Sao Paulo FC di usia 8 tahun. Dia menandatangi kontrak di usia 15 tahun dan membawa tim muda Sao Paulo menjadi juara Copa de Juvenil. Dia membuat debut pertamanya di tim senior pada bulan Januari 2001 dan membawa Sao Paolo mendapatkan gelar kejuaraan Torneio Rio-Sao Paulo.
Sejak saat itu minat dari klub Eropa bermunculan dan puncaknya Kaka dibeli oleh AC Milan pada tahun 2003 dengan transfer sebesar 8,5 juta Euro. Dalam waktu sebulan saja, dia berhasil menjadi pemain inti. Debut pertamanya terjadi saat kemenangan 2-0 melawan Ancona. Di musim pertama dia mencetak 10 gol dalam 30 kali penampilan dan membawa Milan merebut gelar Scudetto dan Piala Super Eropa.
Pada tanggal 9 April 2006, Kaka mencetak hat-trick pertamanya bersama Milan ketika melawan Chievo. Di musim yang sama dia mencetak hat-trick pertamanya di Liga Champions dalam kemenangan 4–1 atas Anderlecht.
Kepindahan Shevchenko ke Chelsea pada musim 2006–2007 membuat Kaka memegang peranan penting dalam serangan Milan, di mana dia berganti-ganti posisi antara gelandang dan striker. Dia akhirnya berhasil mendapatkan gelar Liga Champions pertamanya saat Milan mengalahkan Liverpool pada 23 Mei 2007.
Pada tanggal 5 Oktober 2007, dia mendapat gelar FIFPro World Player of the Year pertamanya untuk musim 2006-2007. Pada tanggal 2 Desember 2007, dia juga memenangkan gelar Ballon d'Or pertamanya. Pada tanggal 13 Januari 2009, BBC melaporkan kalau Manchester City telah menawarnya sebesar 100 juta pounsterling. Direktur Milan, Umberto Gandini, hanya setuju berbicara kalau Kaka sendiri setuju bergabung dengan Manchester City. Akhirnya pada tanggal 19 Januari 2009, Berlusconi akhirnya mengumumkan kalau Manchester City telah mengakhiri penawarannya setelah berdiskusi dengan klub.
Pada tanggal 3 June 2009, Football Italia melaporkan presiden baru Real Madrid, Florentino Perez telah menawarkan 68,5 juta poundsterling untuk Kaka. Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, tidak membantahnya dan mengonfirmasi kalau ayah Kaka, Bosco Leite, telah ke Spanyol untuk bertemu dengan Perez.
Pada 8 Juni 2009, Kaka resmi menandatangani kontrak 6 tahun bersama Real Madrid dengan biaya transfer yang diperkirakan sebesar 56 juta poundsterling. Kaka menekankan alasan kepindahannya untuk membantu kondisi keuangan Milan dan Madrid adalah satu-satunya klub yang ingin Anda tuju jika dia pindah.
Kaka dipanggil untuk memperkuat Brasil di ajang FIFA World Youth Championship 2001. 7 bulan berikutnya, dia memulai debutnya untuk tim senior Brasil ketika pertandingan persahabatan melawan Bolivia pada tanggal 31 Januari 2002.
Filippo "Pippo" Inzaghi
Ia juga adalah pencetak gol terbanyak untuk Milan di kompetisi internasional dengan 43 gol, dan pemain yang paling sering mencetak Hattrick di pentas Seri A (10) dan di Liga Champions (3 - sama dengan Michael Owen)
Inzaghi juga satu-satunya penyerang yang bisa mencetak gol di semua kompetisi yang diikuti oleh klub dari eropa, setelah dua gol yang ia sarangkan ke gawang Boca Juniors pada final Piala Dunia Antarklub tahun 2007.
Adiknya, Simone Inzaghi, juga adalah seorang pemain sepak bola profesional.
Karier Klub
Kariernya dimulai di klub kota kelahirannya Piacenza pada tahun 1991. Namun ia hanya bermain di dua pertandingan. Pada musim berikutnya ia dipinjamkan ke Leffe yang bermain di Seri C1, dimana ia mencetak 13 gol dari 21 penampilan. Pada tahun 1993 ia kembali dipinjamkan ke klub Verona, dan membukukan 13 gol dari 36 penampilan. Setelah tampil meyakinkan di Verona, musim berikutnya ia kembali ke Piacenza dan membantu klubnya promosi keSeri A dengan 15 gol dari 37 penampilan.
Karena dianggap berprospek cerah, tahun 1995 ia dibeli oleh Parma. Namun pada musim ini, ia hanya mencetak 2 gol dari 15 pertandingan di Seri A dimana salah satu gol nya ia cetak ke gawang bekas klubnya, Piacenza, yang membuatnya menangis. Ia juga mencetak 2 gol di Piala Winners.
Musim berikutnya ia dipinjamkan ke Atalanta dan di sinilah kariernya bersinar, Inzaghi menjadi Capocannoniere (gelar top skorer di italia) Seri A dengan 24 gol dalam 33 penampilan. Ia pun berhasil mencetak gol ke semua gawang lawannya dan pada musim itu pula ia mendapat penghargaan Serie A Young Footballer of the Year. Berkat jasanya, pada pertandingan terakhir Atalanta di musim tersebut ia ditunjuk sebagai kapten.
Juventus
Setelah musim yang hebat bersama Atalanta, dia kembali dan menyadari bahwa tidak ada tempat untuknya di Parma. Ia pun menuju klub keenamnya dalam tujuh tahun terakhir, Juventus yang membelinya seharga 23 milliar Lira.[3] Disini ia memiliki tandem hebat, Alessandro Del Piero yang membuat duet mereka dijuluki Del-Pippo danZinedine Zidane berada di belakang mereka. Di musim ini, ia mencetak 18 gol dari 31 pertandingan di liga dan menjadi penentu Scudetto Juventus lewat hattrick nya ke gawang Bologna. Sayangnya, di final Liga Champions mereka harus menyerah 0-1 dari Real Madrid. Selama di Juventus, Inzaghi menjadi pemain pertama yang mencetak 2 Hattrick di Liga Champions ke gawang Dinamo Kiev dan Hamburg SV.
Milan
Setelah 4 musim bersama Juventus dengan torehan 89 gol dari 165 partai, inzaghi tersingkir oleh David Trézéguet. Lalu pelatih Milan, Fatih Terim menyelamatkan kariernya dengan membelinya dengan transfer sebesar 70 milliar Lira (45 juta Euro) plus Christian Zenoni pada bursa transfer musim 2001/2002.[4] (Sky Sports reported a smaller total figure, £17M[5] Pihak manajemen Juventus mengumumkan penjualan inzaghi memberikan profit €31 Juta bagi mereka.[6] Namun pada musim tersebut, inzaghi cedera dan absen hampir setengah musim. Hanya 10 gol yang ia cetak, dan Milan tersingkir di Piala UEFA.
Musim 2002-2003 adalah musim yang baik untuk Super Pippo, selain karena Milan menjuarai Liga Champions dan Piala Italia, ia juga menorehkan rekor dengan menjadi pemain pertama yang mencetak 3 kali hattrick di Liga Champions. Terasa lebih spesial lagi karena Inzaghi mengalahkan bekas klubnya, Juventus, di partai final. Ia dan tandemnya, Andriy Shevchenko adalah duet yang disegani. Inzaghi sendiri mencetak 30 gol di semua kompetisi musim tersebut.
Dua musim setelahnya, Inzaghi lebih banyak berkutat dengan cedera. Namun ketika pulih, ia tak butuh waktu lama untuk kembali mencetak gol. Di Seri A ia berhasil menjaringkan bola 12 kali dalam 23 pertandingan, dan 4 gol dalam lima partainya di Liga Champions.
Tahun berikutnya, Inzaghi ikut berperan mengantar Milan menjuarai Liga Champions dengan mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1. ia mencetak 2 gol, dan setelah pertandingan ia berkata:
"Saya bermimpi mencetak dua gol pada final, dan dua gol yang saya cetak kemarin malam adalah hal yang paling penting dalam hidup saya. Ini adalah pertandingan yang tidak akan terlupakan. (pertandingan) Ini adalah sesuatu yang akan ada selama hidup saya dan dua gol di final ini berbicara dengan sendirinya."
kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan Milan pada musim 2004-2005, dimana Liverpool menjadi juara melalui adu penalti setelah 90 menit skor sama kuat 3-3. Pada final di Stadion Olimpiade Atatürk di Istanbul itu Inzaghi tidak bermain karena cedera.
Karena menjuarai Liga Champions, Milan berhak tampil di ajang Piala Super Eropa musim berikutnya, dan Inzaghi mencetak gol yang menyamakan kedudukan ketika menghadapi Sevilla, dan akhirnya unggul dengan skor akhir 3-1. Inzaghi pun menutup tahun 2007 dengan dua gol nya ke gawang Boca Juniors pada final Piala Dunia Antarklub, Milan menang 4-2 sekaligus membalas kekalahan pada tahun 2003. Setelah itu, ia yang tadinya kehilangan naluri mencetak golnya karena cedera mulai menemukan bentuk permainannya. Dalam 15 partai terakhir Seri A, ia mencetak 11 gol. Walaupun tampil baik, itu belum cukup meyakinkan pelatih Italia Roberto Donadoni untuk memanggilnya ke EURO 2008.
Pada 8 Maret 2009, Inzaghi kembali mencetak hattrick ketika menghadapi Torino, yang membuatnya menjadi pemain sepakbola yang paling sering mencetak hattrick di Seri A selama 25 tahun terakhir (10 kali). Ia berada diatas Giuseppe Signori (9), Hernán Crespo (8), Roberto Baggio, Marco van Basten, Gabriel Batistuta, Abel Balbo,Vincenzo Montella (7), and David Trézéguet (6). Inzaghi membukukan satu Hattrick untuk Atalanta, empat untuk Juventus, dan lima untuk Milan. Pada musim ini juga ia mencetak gol nya yang ke 300 di Seri A musim itu ke gawang Siena.
Musim 2010-2011, ketika membela milan menghadapi Palermo ia mengalami cedera serius dan mengharuskannya absen hingga akhir musim. Walaupun cedera tersebut dapat mengakhiri kariernya karena usianya pun sudah tidak muda lagi untuk ukuran pesepakbola, Pippo masih optimis dapat kembali merumput.
Karier Internasional
Inzaghi pertama kali membela Italia pada tanggal 8 Juni 1997 menghadapi Brazil. Dia masuk dalam skuad Italia pada Piala Dunia 1998, EURO 2000, Piala Dunia 2002, dan Piala Dunia 2006. Inzaghi adalah top skorer Italia pada kualifikasi Piala Dunia 2002 dan EURO 2004, namun pada EURO 2004 ia mengalami cedera sehingga tidak dipanggil.
Walaupun cedera nya sering kambung pada tahun 2003 sampai dengan 2005, pada Piala Dunia 2006 pelatih Italia Marcello Lippi membawanya ke dalam skuad. Dengan berisikan striker hebat seperti Alessandro Del Piero, Francesco Totti and Luca Toni, Inzaghi hanya tampil sekali dalam Piala Dunia ini menggantikan Alberto Gilardinopada pertandingan menghadapi Republik Ceska, dan berhasil mencetak satu-satunya gol yang ia lesakkan di turnamen ini.
Inzaghi juga adalah pencetak gol terbanyak ke enam untuk Italia dengan 25 gol nya. Ia sejajar dengan Adolfo Baloncieri dan Alessandro Altobelli.
Inzaghi dikenal sebagai pemain yang sering Offside (sepak bola) serta sering dikritik karena sering melakukan diving untuk mendapatkan tendangan bebas atau penalti.Sir Alex Ferguson pernah berujar, "Orang itu pasti terlahir dalam posisi offside."
GELAR
Klub
Piacenza
Seri B: 1994–95
Juventus
Seri A: 1997–98
Piala Super Italia: 1997
UEFA intertoto cup: 1999
Milan
Seri A: 2003–04
Piala Italia: 2002–03
Liga Champions: 2002–03, 2006–07
Piala Super Eropa: 2003, 2007
Piala Dunia Antarklub: 2007
Negara
Italia
Piala Eropa U-21: 1994
Piala Dunia FIFA: 2006
Individual
Serie A Young Footballer of the Year: 1997
Capocannoniere: 1996–97
Pemain Terbaik Final Liga Champions: 2007
Pencetak gol terbanyak asal Italia di kompetisi Eropa
Pencetak gol terbanyak Milan di kompetisi Eropa
Scirea Award 2007
Penghargaan
5th Class / Knight: Cavaliere Ordine al Merito della Repubblica Italiana
Senin, 08 Agustus 2011
-Tak seindah mimpiku-
Maaf Aku pergi,,
Aku tahu, bukan aku yang ada d hati mu, Tp orang lain,
Mungkin aku bukan seorang yg beruntung untuk mendapatkan cintamu,
Kadang rasa iri padanya pun terlintas dibenakku
tp semua itu harus aku hapus dan coba untuk ikhlas selagiku mampu,
Untu melepasmu yg memang d takdirkan bukan untukku..
Walau ini terasa berat untukku,
namun ku percaya suatu hari nanti ku bisa dapatkan kebahagiaan yg abadi,
karna Aku yakin tuhan punya rencana lain,
yang lebih indah dari apa yg aku harapkan padamu..

